Paus Fransiskus: Ajaran Saya Bukan Marxis

Paus Fransiskus: Ajaran Saya Bukan Marxis

  • Editor : Mohabibasyhad
  • Tuesday, 17 December 2013
  • 01:30 pm

Kepeduliaannya yang besar terhadap kaum papa menjadikannya begitu pantas mendapat prediket "person of the year" versi majalah tertentu.

Intisari-Online.com - Tudingan seorang ekonom sayap kanan asal Amerika Serikat bahwa Paus Fransiskus menyebarkan ajaran marxis dibantahnya dengan santai. Seperti yang dilaporkan oleh The Guardian, Paus Fransiskus menolak jika ajarannya disebut sebagai marxisme saat melalukan wawancara dengan La Stampa. 

“Ideologi marxisme bagi saya itu salah, tapi saya bertemu dengan banyak marxis dalam hidup saya, dan mereka adalah orang-orang yang baik,” komentar Paus kepada La Stampa.

Paus tak memungkiri bahwa dia akan terus mengkritik sistem kapitalis dan mendesaknya agar lebih banyak memberikan perhatian kepada orang miskin. Dia menjelaskan, pada saatnya sebuah gelas kaca akan menjadi penuh dan meluapkan isinya keluar.

Gelas bagi Paus adalah perumpaan orang kaya, dan luapan ke berbagai arah seumpanya uluran tangan atau perhatian yang seharusnya diberikat. Itu yang menjadi janji Paus sejak awal menjabat.

Pada wawancara yang berlangsung 95 menit tersebut dengan salah seorang koresponden Vatikan, Andrea Tornielli, orang nomer satu di Vatikan tersebut menyinggung banyak sekali aspek, termasuk momen natal. Yang paling mendesak baginya adalah melakukan agenda reformasi terhadap penderitaan orang miskin.

Sementara Natal bagi sang Paus adalah momen harapan dand kelembutan. Momen ini diharapkan bisa mengguncang rasa kepedulian seseorang terhadap penderitaan yang berada di depan matanya. Salah satu yang paling mengguncang Paus tentang pernyataannya ini adalah pengalamannya ketika melihat seorang ibu sedang menggendong bayinya yang kelaparan.

“Saya ingin mengulangi perkataan saya kepada ibu tersebut, kepada seluruh dunia: berilah makan kepada mereka yang lapar! Semoga Natal bisa menggoncang rasa ketidakpedulian kita selama ini,” ujar Paus Fransiskus kepada La Stampa.

Sudah tidak menjadi rahasia umum lagi, salah satu agenda Paus adalah mengubah paradigma terkait bagaimana Vatikan harus dijalankan; lebih mendekatkan gereja kepada para jemaatnya. Dan inilah yang menjadikannya sebagai “person of the year” versi surat kabar kenamaan TIME. (The Guadian

Author :

Moh. Habib Asyhad

Menyukai sejarah, sosial-budaya, dangdut, film India beserta lagu-lagunya.

Komentar

Berita Terkait

Menuliskan Surat Manis untuk Nenek Tersayang

Sediki bantuan, ternyata bisa membawa kebahagiaan luar

Pelajaran Berharga dari Seekor Anak Anjing

Seekor anak anjing kecil ternyata bisa mengajarkan hal yang

Harta yang Berharga Itu Bukan Hanya Uang, Tapi Juga

Kisah buku-buku tua milik ayah.

Buah dari Tindakan Kitalah yang Menentukan, Bukan

Motivasi memang bisa memberi semangat untuk bertindak lebih

Berita Lainnya

Maka, Beristirahatlah

Bekerja dan belajar dengan gigih memang bagus, akan tetapi

Mari Sediakan Kotak P3K dalam diri Kita

Sebaiknya kita memiliki kotak P3K alias Perangkat Pribadi

Menjawab Pertanyaan Bodoh Sama Saja dengan Memberikan

Kisah seorang guru terkenal dengan orang yang melamar

Tak Risi Menjadi Sopir Taksi

Mencari pekerjaan saat ini terasa sulit. Agar bisa