Birunya langit

Refleksi Kisah dari Birunya Langit

  • Editor : Mohabibasyhad
  • Tuesday, 10 January 2017
  • 05:33 pm

Kisah para penghuni birunya langit.

Intisari-Online.com – Guntur sibuk melahirkan awan baru, mengirim mereka untuk menari di taman bermain biru langit. Kakek matahari memberikan sinarnya yang berkilauan, yang bertindak seperti lompat tali untuk awan putih yang baru lahir hari ini.

Salah satu awan kecil yang paling penasaran mengembara pada angin. Ia memutuskan akan berbicara dengan Gunung Suci. “Nenek gunung, saya datang untuk bertanya pada Anda jika hutan membutuhkan hujan hari ini,” katanya. “Saya ingin melayani, dan saya pikir saya lebih baik mencari tahu apa yang paling dibutuhkan.”

Gunung Suci mengatakan kepada awan kecil ada banyak kelembapan hari ini, tapi awan kecil bisa membantu dengan cara lain. Gunung Suci mengajarkan awan kecil bagaimana memahami pikiran dan pertanyaan yang dilakukan manusia. Itu menyenangkan awan kecil untuk menangkap gelombang pikiran manusia naik dari bumi dan menjawab pertanyaan yang terucapkan manusia dengan menjadi bentuk serangkaian gagasan. Jawaban yang dibutuhkan ditemukan melalui ide-ide yang menghubungkan.

Awan kecil mendekati Gunung Suci pada akhir hari dengan pertanyaan lain yang menyebabkan Awan berat hati. “Nenek gunung, saya sudah bekerja sepanjang hari untuk mencerminkan jawaban membantu manusia, tapi sekarang saya punya satu pertanyaan yang sangat penting. Bagaimana kita bisa mendapatkan mereka untuk mencari dan memperhatikan?”


Sumber : -

Author :

K. Tatik Wardayati

I like food

I like eat

I like cooking

Komentar

Berita Terkait

Kisah Pria dengan Empat Istri

Alkisah, ada seorang raja kaya yang memiliki empat istri.

Kisah Kegagalan Serigala yang Kejam

Alkisah, seorang serigala yang sangat keji dan kejam hidup

Kisah Petani yang Pandai

Suatu malam, seorang petani yang pulang dari pameran hewan

Kisah Tiga Rambut Singa

Ibu Segab meninggal ketika ia berusia sebelas tahun. Ayahnya

Berita Lainnya

Pelajaran dari Hari Hujan

Sesibuk apa pun, sempatkan untuk memberikan penghargaan

Bangga karena Sering Lembur Hingga Dipuji Atasan? Kisah

Bekerja keras memang tak salah. Namun kita butuh waktu untuk

Dari Ateng hingga Pendiri Srimulat, Inilah Tokoh

Inilah beberapa tokoh Tionghoa Indonesia yang pernah

Eko Ramaditya Adikara Membuktikan bahwa Buta Tak

Eko Ramaditya Adikara membuktikan bahwa keterbatasan fisik