Paspor Siti Aisyah, WNI yang diduga terlibat pembunuhan kakak tiri Kim Jong Un di Malaysia / Foto : Tribunnews.com

Siti Aisyah, WNI yang Diduga Terlibat Pembunuhan Kakak Tiri Kim Jong Un di Malaysia

  • Editor : Ade Sulaeman
  • Thursday, 16 February 2017
  • 07:40 pm

Bersama tiga rekannya, Aisyah dianggap diperintahkan langsung oleh Kim Jong Un untuk membunuh Kim Jong Nam.

Intisari-Online.com - Kepolisian Malaysia, Kamis (16/2/2017), menangkap perempuan kedua yang diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong Nam, kakak tiri Kim Jong Un.

(Mirip Film James Bond, Kakak Kim Jong Un Tewas Diracun Agen Rahasia Korut di Malaysia)

Pada Rabu malam, polisi Malaysia menangkap perempuan berpaspor Indonesia dan langsung menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, polisi juga menangkap seorang perempuan berusia 28 tahun dan berpaspor Vietnam dalam kasus yang sama.

Kedua perempuan itu ditangkap secara terpisah oleh tim penyidik kematian Kim Jong Nam yang diserang di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).

(Tujuh Bulan Menghilang, Ke Mana Perginya Istri Kim Jong Un?)

Tersangka pertama adalah Doan Thi Huong. Kepala Kepolisian Selangor Abdul Samah Mat mengatakan, perempuan itu akan ditahan tujuh hari sebelum diajukan ke pengadilan.

Sementara itu, perempuan berpaspor Indonesia yang ditangkap kemudian bernama Siti Aisyah berusia 25 tahun.

Pada Rabu (15/2/2017), kepolisian Malaysia menangkap seorang perempuan di Bandara Kuala Lumpur terkait dengan pembunuhan kakak tiri Kim Jong Un.

(Inilah Resolusi Kim Jong Un pada 2016 yang Diragukan Banyak Pihak)

Kepolisian Malaysia dalam rilisnya mengatakan, seorang perempuan berpaspor Vietnam ditangkap pada pukul 08.20 waktu setempat.

Polisi menyebut perempuan bernama Doan Thi Huong (28) itu dikenali lewat rekaman CCTV bandara dan dia sedang dalam kondisi sendirian saat ditangkap.

Kantor berita Malaysia, Bernama, sempat mengabarkan, polisi menangkap seorang perempuan berkebangsaan Myanmar.

Sebelumnya, kepolisian Malaysia memburu para tersangka pembunuh Kim Jong Nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.

Para pakar patologi di Kuala Lumpur saat ini masih memeriksa jasad Kim Jong Nam untuk mencari penyebab kematian pria yang disebut Korea Selatan dibunuh dua agen perempuan.

Rekaman CCTV dari bandara yang dimuat media Malaysia memperlihatkan salah seorang terduga pembunuh.

Sosok itu adalah seorang perempuan Asia yang mengenakan pakaian putih dengan tulisan "LOL" di bagian depannya.

Pembunuhan, yang diduga dilakukan karena Kim Jong Nam dikabarkan akan membelot, menggambarkan betapa brutalnya rezim Korea Utara.

Sementara itu, kepala dinas rahasia Korea Selatan, Lee Byung-ho, mengatakan, kedua perempuan itu menyerang Kim Jong Nam pada Senin (13/2/2017) saat Kim Jong Nam hendak berangkat ke Makau.

Kepolisian Malaysia menjelaskan, Kim Jong Nam yang diperkirakan berusia 45 tahun sedang berjalan di terminal keberangkatan Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) saat dia diserang.

"Dia mengatakan kepada resepsionis bahwa seseorang memegang wajahnya dari belakang dan menyemprotkan cairan kepadanya," kata komandan badan reserse Selangor, Fadzil Ahmat, seperti dikutip The Star.

"Dia meminta tolong dan langsung dikirim ke klinik bandara. Di sana, dia mengalami pusing dan hampir pingsan," ujar Fadzil.

"Di klinik, korban merasa tidak enak badan. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Putrajaya, tetapi nyawanya tak tertolong," kata Fadzil.

Sejauh ini, kepolisian Malaysia masih menggelar penyelidikan dan belum memberikan banyak keterangan.


Sumber : kompas.com

Author :

Ade Sulaeman

Cyclist

Journalist

Sherlockian

 

Komentar

Berita Terkait

Saat Para Jaksa Berupaya Ajukan Seekor Burung Beo

Seekor burung beo di AS sedang diajukan untuk menjadi saksi

Inilah Kronologi Pembunuhan Dosen oleh Mahasiswa di

Nur Ain Lubis (63), dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu

Vonis Seumur Hidup untuk Margriet Megawe dalam Kasus

Majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Edward Harris Sinaga

Kepala Desa Selok Awar-awar Ditetapkan sebagai Aktor

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menetapkan Har, Kepala

Berita Lainnya

‘Jokowi’ akan Bersanding dengan ‘Sukarno’ dan

Sebelum Jokowi, baru mantan presiden Soekarno yang dibuatkan

2 Hal Spesial dari Penyambutan Jokowi untuk Raja

Penyambutan yang akan dilakukan Jokowi dalam rangka

Ajaibnya Ilmuwan dan Pemandunya yang Selamat setelah

Seorang ilmuwan bernama Rodolfo Alvarez dan pemandunya

Tak Hanya Bawa 1.500 Orang, Raja Salman Juga Bawa

Tangga pesawat khusus Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dan