#asal-usul manusia

Bagaimana Migrasi Manusia Modern Keluar Afrika? Studi Terbaru Mencoba Menjelaskannya

Bagaimana Migrasi Manusia Modern Keluar Afrika? Studi Terbaru Mencoba Menjelaskannya

Bagaimana migrasi manusia modern keluar Afrika, termasuk rute yang mereka tempuh, masih menjadi perdebatan di kalangan akademisi hingga sekarang.

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Tersusun atas 16.569 Unit

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Tersusun atas 16.569 Unit

DNA mitokondria tersusun atas 16.569 unit pasangan basa (nukleotida) dalam setiap lingkarannya. Setiap unit merupakan kombinasi dari basa-basa adenin (A), guanin (G), sitosin (C), dan timin (T). Dengan ke cepatan mutasi 5 10 kali lebih cepat daripada DNA inti, molekul mtDNA sangat polimorfik alias beragam.

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Nenek Moyang Orang Jawa dan Bali

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Nenek Moyang Orang Jawa dan Bali

Gen manusia modern ini tidak bercampur dengan gen spesies manusia kuno. Teori penyebaran manusia ini dikenal dengan hipotesis Out of Africa dan disokong oleh bukti-bukti genetik yang telah ditemukan.

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Manusia Modern Bukan Keturunan Manusia Purba

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Manusia Modern Bukan Keturunan Manusia Purba

Pada tahun 1925, ahli anatomi Raymond Dart adalah orang pertama yang menggambarkan fosil Australopithecines. Fosil itu ditemukan di gua batu kapur Taung, Afrika Selatan. Salah satunya berupa tengkorak berumur sekitar 2,5 juta tahun yang diduga dari kepala seorang bocah. Dart mencatat bahwa lubang tempat sumsum tulang belakang keluar dari otak berada di dasar tengkorak.

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Homo dan Australopithecus

Mengungkap Asal-Usul Manusia Lewat DNA Mitokondria: Homo dan Australopithecus

Upaya mengungkap asal-usul manusia seperti mendapatkan darah baru, setelah selama puluhan tahun para ilmuwan berkutat menghubung-hubungkan riwayat fosil yang didapatkan di berbagai belahan bumi. Darah baru itu adalah penerapan teknologi genetika dengan menggunakan DNA mitokondria (mtDNA) untuk mencari tahu hubungan kekerabatan antarpopulasi. Terobosan itu membuka pintu gerbang menuju pengungkapan cikal-bakal manusia modern atas dasar persamaan genetik.