Menanam Bawang Putih Sendiri?

Menanam Bawang Putih Sendiri?

  • Editor : K. Tatik Wardayati
  • Tuesday, 19 March 2013
  • 05:00 pm

Bawang putih yang harganya melambung, mungkinkah menanamnya sendiri?

Intisari-Online.com – Akhir-akhir ini para ibu rumah tangga sedang dibuat geram. Bagaimana tidak? Harga bawang putih melambung bahkan melebihi harga beras dan hampir menyamai harga daging. Hampir di setiap masakan, bawang putih tak pernah luput penggunaannya. Baunya yang harum dan aromanya yang khas membuat masakan menjadi lebih gurih dan menggugah selera.

Lalu bagaimana menyikapinya? Mengurangi konsumsi bawang putih yang jelas. Dengan dalih harga bawang yang mahal, mereka mengurangi jumlah bawang putih dari bumbu masakan. Mungkinkah menaman sendiri agar tersedia di rumah?

Bawang putih Allium sativum ini berkerabat dekat dengan bawang merah Allium ascalonicum ini diusahakan semata-mata karena umbinya. Umbi ini terdiri atas sekelompok umbi kecil, yang dapat disempal menjadi siung. Siung inilah yang dipakai sebagai bumbu yang aneh, tapi nyata. Kalau dipakai sedikit, baunya sedap, tapi kalau kebanyakan, baunya busuk.

Kalau ingin menanam atau membudidayakan, bibit bawang putih yang baik haruslah berasal dari bibit bermutu tinggi, dengan syarat: bebas dari hama dan penyakit, berasal dari pembiakan generatif induknya, pangkal batangnya keras dan penuh dengan berat siung bibit 1,5 sampai 3 gram.

Proses persiapan lahan meliputi pembersihan lahan, penggemburan, pembuatan bedengan, pengapuran (bila tanah tergolong tanah asam), dan pemupukan. Lahan sawah harus digemburkan terlebih dahulu. Lalu dibuat bedengan untuk drainase. Caranya dengan menggali tanah sedalam sekitar 40 cm dengan ukuran 0,4 m x 0,8 m. Setelah itu pemupukan dilakukan dengan penyebaran ke atas bedengan.

Sesudah tanah siap tanam, siung-siung itu ditanam di atas bedengan penanaman yang panjang. Bibit bawang putih akan tumbuh dengan baik apabila dijemur dulu selama 2 – 3 jam sebelum ditanam.

Tanam siung bawang putih yang sudah dipecah ke dalam tanah di bedengan. Namun jangan sampai terbenam semua, karena bibit bisa jadi busuk. Usahakan siung tetap tegak dan jangan rebah, atau terjatuh.

Dalam beberapa minggu, siung sudah bertunas. Pertumbuhannya kemudian dipacu dengan pemupukan, serta pengairan. Seiring dengan bertambah tua usianya pemberian air sedikit demi sedikit dikurangi, bahkan harus dihentikan apabila bawang putih sudah berusia tiga bulan atau menjelang dipanen.

Ternyata mudah juga ya, Anda mau mencoba menanam sendiri? (*)

Author :

K. Tatik Wardayati

I like food

I like eat

I like cooking

Komentar

Berita Terkait

Habiskan Tujuh Tahun Menghitung Populasi Hiu Putih,

Hiu putih yang berada di ambang kepunahan.

Aneh tapi Nyata, Payudara Ibu akan Memakan Dirinya

Bagaimana payudara bisa mengecil setelah menyusui selesai.

Hati-hati! Meninggalkan Anak Sendirian di Dalam Mobil

Anak kita dapat "terpanggang" di dalam mobil

'Megalolamna paradoxodon', Nenek Moyang Hiu Putih

Seekor predator purba bernama Megalolamna paradoxodon yang

Berita Lainnya

Gempa Aceh: Sabuk Keselamatan Rumah Antigempa

Mengingat wilayah kita termasuk kawasan yang dikepung oleh

Gempa Aceh: Mengapa Bumi Bergoyang?

Pernahkah membayangkan bagaimana gempa, seperti halnya gempa

Gempa Aceh: Agar Gedung Jangkung Siap Digoyang Gempa

Selain mengantisipasi kerusakan, bangunan tahan gempa akan

Gempa Aceh: Apa yang Harus Dilakukan saat Terjadi

Gempa Aceh mengingatkan kita tentang pentingnya persiapan