Bagaimana Musik Memengaruhi Otak dan Suasana Hati Kita?

Bagaimana Musik Memengaruhi Otak dan Suasana Hati Kita?

  • Editor : Monalisa Darwin D
  • Monday, 29 August 2016
  • 10:30 am

Sebagian orang percaya bahwa musik memiliki efek positif bagi keseharian. Selain memengaruhi otak, musik memengaruhi otak dan suasana hati kita juga. Bagaimana peranannya? Berikut adalah beberapa manfaatnya dalam proses yang aktif:

Intisari-Online.com - Sebagian orang percaya bahwa musik memiliki efek positif bagi keseharian. Selain memengaruhi otak, musik memengaruhi otak dan suasana hati kita juga. Bagaimana peranannya? Berikut adalah beberapa manfaatnya dalam proses yang aktif:

  • Mainkan instrumen

Improvisasi musik merupakan ide kreatif secara spontan yang menunjukkan bagaimana musik memengaruhi kedua sisi otak. Keterampilan secara teknis digunakan untuk memainkan instrumen dan memengaruhi otak kiri, sedangkan otak kanan memunculkan ide-ide kreatif. Selain itu, kekuatan hati dapat dimanfaatkan pula dengan menanamkan musik pada emosi kita. Keterampilan berinstrumen dapat menjadi cara musik memengaruhi otak serta suasana hati, yang akhirnya mampu meningkatkan kemampuan kognitif serta pikiran secara spontan dan membantu menghadapi tantangan atau masalah dalam keseharian.

  • Bernyanyi

Tidak hanya baik bagi jantung, bernyanyi juga berpengaruh untuk otak kita. Yang perlu diingat adalah bahwa merupakan kegiatan oleh diri sendiri, terlepas dari suara yang bagus atau tidak. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bernyanyi dapat memberikan manfaatkan emosional, sosial, serta kognitif. Pada akhirnya, bernyayi dapat mengurangi stres, kecemasan, depresi, dan juga memperbaiki fungsi bicara.

  • Lantunan

Sudah sejak lama, lantunan menjadi bentuk musik yang digunakan sebagai alat untuk membentuk hubungan spiritual yang lebih dalam di otak dan memengaruhi suasana hati. Hal ini terutama berlaku dari suara “om”, yang dikatakan mengandung setiap suara di alam semesta. Ketika mengucapkan “om”, kita dapat melepaskan pikiran melalui musik dan pergeseran fokus untuk hubungan spiritual yang lebih dalam. Studi juga mengungkapkan bahwa melantunkan suara “om” dapat melibatkan area otak yang berhubungan dengan ketenangan dan rasa kedamaian batin.

  • Drum

Penelitian menyebut bahwa denyut musik tertentu mampu memengaruhi suasana hati dengan menginduksi berbagai frekuensi gelombang otak dan dapat menjadikan suasana menjadi santai. Studi lain menunjukkan bahwa partisipasi suaran dalam durm memberikan perbaikan yang signifikan terhadap berbagai aspek perilaku sosial dan emosional. Potensi manfaat dari drum pada otak mengarah ke beberapa kolaborasi menakjubkan.

Itulah bagaimana musik memengaruhi otak dan suasana hati kita. (consciouslifestylemag.com)

Author :

Monalisa Darwin D

Komentar

Berita Terkait

Ada Dajal di Sekitar Kemerdekaan RI

Ada Dajal di sekitar Kemerdekaan Republik Indonesia. Dia

Seni Hidung Pesawat Ini Lucu-lucu dan Inspiratif

Nose art atau seni moncong pesawat semakin berkembang dan

Gagap Dipengaruhi Masalah Psikologi dan Biologi

Mengapa orang bicara tergagap? Banyak faktornya. Namun, yang

Goncangan Gempa di Medan Sangat Kuat, Kaca Mall Pun

Goncangan gempa bumi di Deli Serdang bermagnitudo 5,6, Senin

Berita Lainnya

8 Orang Terkaya Dunia Ini Asetnya 5,6 Kuadriliun,

Ingin tahu kekayaan 8 orangt terkaya dunia ini? Aset mereka

Empat Cara Membatasi Penggunaan Gawai pada Anak

Boleh-boleh saja anak bermain gawai asalkan penggunaanya

Gara-gara Hoax, Mark Zuckerberg ke Indonesia Lagi

Mark Zuckerberg harus ke Indonesia lagi. Menteri Komunikasi

Untuk Pertama Kalinya, Nissan Lakukan Uji Coba Mobil

Pada bulan Februari 2017, untuk pertama kalinya, Nissan akan