Tentukan Apakah Makanan Sudah Basi atau Belum Dengan 4 Alat Masa Depan Ini

Tentukan Apakah Makanan Sudah Basi atau Belum Dengan 4 Alat Masa Depan Ini

  • Editor : Bramantyo Indirawan
  • Thursday, 08 September 2016
  • 02:00 pm

Dalam memeriksa apakah sebuah makanan atau minuman sudah kedaluwarsa nampaknya akan lebih mudah di masa depan. Perkembangan teknologi membuat para pencipta dan inovator untuk membuat berbagai alat yang mendeteksi tingkat kedaluwarsa sebuah makanan. Berikut adalah empat alatnya.

Intisari-Online.com –Telah beredar berita bahwa salah satu waralaba restoran di Indonesia menggunakan bahan kedaluwarsa pada makanannya. Kejadian ini membuat kita lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan, baik yang kita beli di pasar swalayan hingga restoran.

Seperti yang dilansir dari Kompas.com, kita dapat menderita sakit perut hingga keracunan apabila mengkonsumsi makanan kedaluwarsa. Dari kram di daerah perut, muntah, demam, pusing, dehidrasi, hingga diare. Kita harus menghindari dan lebih teliti pada label. Apabila tidak adal label maka melihat tanda-tanda seperti jamur dan bau adalah cara lain untuk menentukan apakah makanan kita basi atau kedaluwarsa.

Dalam memeriksa apakah sebuah makanan atau minuman sudah kedaluwarsa nampaknya akan lebih mudah di masa depan. Perkembangan teknologi membuat para pencipta dan inovator untuk membuat berbagai alat yang mendeteksi tingkat kedaluwarsa sebuah makanan. Seperti yang dilansir dari Mentalfloss.com dan sumber lainnya, berikut adalah empat alatnya.

1. Pendeteksi berbahan sutra

Universitas Tuffs asal Amerika Serikat (AS) telah menciptakan sensor berbahan sutra yang dapat menempel ke makanan untuk memonitor kesegarannya. Pisang, telur, keju, hingga susu dapat diperiksa melalui analisa perubahan kimiawi yang menentukan apakah makanan kita basi atau tidak.

2. Sensor Kecil

Ahli kimia di Massachusetts Institute of Technology (MIT) menciptakan sebuah sensor kecil yang dapat memonitor kesearan buah dengan mendeteksi hormon umur yang bernama ethelin.

3. Sensor daging

MIT kembali menciptakan sensor yang dapat mendeteksi apakah sebuah daging masih segar atau sudah basi. Sensor ini berukuran lebih besar dan dapat dibawa oleh kita. Alat ini bekerja dengan melihat gas yang dihasilkan daging saat membusuk.

4. Sensor susu

Untuk mendeteksi apakah susu busuk, kita bisa melihat tanggal hingga menciumnya. Akan tetapi para peneliti di Universitas California, Berkely, dan juga Chiao Tung di Taiwan telah mengerjakan sebuah sensor yang ditempatkan di atas susu. Alat ini dapat mendeteksi kesegaran melalui penemuan bakteri.

 

Author :

Bramantyo Indirawan

Jatuh cinta pada dunia sinema, budaya, musik serta euforia, segalanya yang post-modern, komedi hitam, dan nostalgia.

Man is born free, and everywhere he is in chains - J. J. Rousseau

Komentar

Berita Terkait

Mengejutkan! Hiu Zebra Betina Ini Hamil dan Melahirkan

Seekor hiu zebra betina di Australia berhasi menetaskan tiga

Beruang Madu Kelaparan di Bandung: Mari Bandingkan

Jika di Kebun Binatang Bandung beruang madu nampak

8 Orang Terkaya Dunia Ini Asetnya 5,6 Kuadriliun,

Ingin tahu kekayaan 8 orang terkaya dunia ini? Aset mereka

Nenek 105 Tahun Ini Masih Ingat Hari Ulang Tahun

Ingatan Lucinda Edge benar-benar dahsyat. Nenek 105 tahun

Berita Lainnya

Spesies Pertama yang Bernama Donald Trump adalah Seekor

Donald Trump ternyata punya andil dalam penamaan seekor

Ingin Orangtua Panjang Umur? Sering-seringlah

Menurut penelitian dari University of California, salah satu

Mengejutkan! Hiu Zebra Betina Ini Hamil dan Melahirkan

Seekor hiu zebra betina di Australia berhasi menetaskan tiga

Studi: Evolusi Ternyata Menurunkan Kemampuan Belajar

Studi dari perusahaan genetika deCODE di Reykjavik menemukan