Ingat, Tabungan Tulang Sama Pentingnya dengan Uang

Ingat, Tabungan Tulang Sama Pentingnya dengan Uang

  • Editor : Ilham Pradipta M.
  • Thursday, 12 May 2016
  • 02:00 pm

Memperbanyak massa tulang sejak dini, dengan berolahraga secara rutin, memang tak banyak dipikirkan orang. Padahal, inilah satu-satunya cara alami untuk memperlambat atau mencegah datangnya osteoporosis sebelum memasuki usia pensiun. Selain alami, olahraga juga praktis, gratis, dan gampang dilakukan.

Intisari-Online.com - Memperbanyak massa tulang sejak dini, dengan berolahraga secara rutin, memang tak banyak dipikirkan orang. Padahal, inilah satu-satunya cara alami untuk memperlambat atau mencegah datangnya osteoporosis sebelum memasuki usia pensiun. Selain alami, olahraga juga praktis, gratis, dan gampang dilakukan.

 Hanya dengan membiasakan diri melakukan latihan fisik seperti jalan kaki, lari atau lompat, tulang akan bertambah kepadatannya. Sebenarnya kita bisa menjaga kesehatan tulang dengan cara sederhana. Seperti membiasakan diri melakukan latihan fisik seperti jalan kaki, lari atau lompat, tulang akan bertambah kepadatannya.

Menurut dr. Sadoso Sumosardjuno, Sp.KO, masa puncak pertumbuhan massa tulang adalah umur 30-an tanun. Nah,  setelah kita melewati umur 30 tahun, massa tulang akan terus menurun. Tapi cepat-lambatnya penurunan itu tergantung aktivitas seseorang. Semakin banyak kita melakukan aktivitas fisik, penurunan massa tulang akan melambat. Bahkan menurut sebuah penelitian, massa tulang akan turun signifikan pada usia 30-70 tahun. Tak tanggung-tanggung, penurunannya mencapai 40 persen.

Oleh karena itu, akan lebih baik bila kita mengajarkan anak aktivitas fisik sejak balita. Sederhana saja, seperti mengajak anak jalan pagi atau lompat tali. Bukannya membiar mereka untuk asyik menontot tv selama berjam-jam. Bila kebiasaan itu berlangsung hingga remaja, nantinya kepadatan tulang pun akan menimbulkan masalah baru.

Sebenarmya latihan fisik bisa dikelompokan berdasarkan besar manfaatnya. Olahraga yang paling memiliki manfaat besar pagi tulang adalah lompat tali, lari, atau trampolin. Mereka dianggap sebgai olahraga yang paling bagus untuk mencegah kekeroposan tulang. Kedua ada senam aerobik high impact, olahraga bola voli, basket, dan olahraga sejenis. Terakhir, ditempati oleh olahraga renang dan bersepeda. Kedua olahraga ini bermanfaat untuk mencegah penyakit paru dan jantung.

Sebenarnya ada juga olahraga yang tepat untuk mencegah kekeroposan tulang selain itu. Seperti latihan beban. Tapi, dosis latihan perlu kita perhatikan. Jangan sampai frekuensi, durasi, dan intensitas latihannya berlebihan. Kita bisa melakukan latihan ini secara selang-seling. Tujuannya agar ada kesempatan bagi otot untuk memulihkan diri.


(Intisari/ Muhammad Sulhi)

Author :

Ilham Pradipta Mulya

Komentar

Berita Terkait

Perokok “Membakar” Uang Hingga Rp20 Miliar

Jika dampak kesehatan belum cukup menjadi alasan untuk

Orgasme yang Lebih Baik dengan Foreplay

Menurut penelitian, orgasme akan dicapai dengan lebih baik

Ada 15 Cara untuk Bergaul Lebih Dekat dengan Orang Lain

Pernahkah Anda merasa kesepian sekalipun memiliki banyak

Keuntungan Memasak dengan Minyak Zaitun

Minyak zaitun, atau olive oil, dipercayai memiliki beragam

Berita Lainnya

Lakukan 7 Kebiasaan Ini, Sperma Taruhannya

Tanpa disadari ada kebiasaan sehari-hari yang menyebabkan

Perokok “Membakar” Uang Hingga Rp20 Miliar

Jika dampak kesehatan belum cukup menjadi alasan untuk

Orgasme yang Lebih Baik dengan Foreplay

Menurut penelitian, orgasme akan dicapai dengan lebih baik

Pria Ini Kehilangan Tujuh Gigi Gara-gara Rokok

Jangan dikira rokok elektronik lebih aman dibandingkan rokok