Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan (2)

Mitos dan Fakta Seputar Kehamilan (2)

  • Editor : K. Tatik Wardayati
  • Saturday, 23 March 2013
  • 02:00 pm

Beragam fakta dan mitos seputar kehamilan masih beredar di masyarakat kita. Manakah yang hanya sekadar mitos, dan manakah yang fakta?

Intisari-Online.com – Beragam fakta dan mitos seputar kehamilan masih beredar di masyarakat kita. Sebelumnya, beberapa fakta dan mitos telah diungkapkan. Berikut ini mitos-mitos lain seputar kehamilan.

  • Hubungan intim selama hamil memperlancar persalinan.
    Kesehatan janin selama dalam rahim tidak ada hubungannya dengan jumlah sperma yang ditengarai sebagai zat penyubur. Juga tidak ada hubungan dengan frekuensi hubungan intim. Ibu hamil yang memiliki pengalaman keguguran atau bayi lahir prematur, diingatkan untuk “puasa” sementara waktu. Karena hubungan intim meningkatkan kontraksi otot rahim sehingga janin berpeluang mengalami keguguran atau lahir prematur.
     
  • Saat ketuban pecah, berarti persalinan harus segera dilaksanakan.
    Umumnya, setelah air ketuban pecah, masih perlu waktu berjam-jam untuk kontraksi sampai akhirnya bayi lahir. Namun, dengan pecahnya ketuban, proses persalinan harus segera dilaksanakan karena khawatir bakteri di vagina masuk ke rahim dan akan menginfeksi janin.
     
  • Susu membuat bayi yang dikandung menjadi cerdas.
    Susu selain sumber kalsium, juga kaya kolin yang berperan membentuk penghantaran rangsangan di saraf otak. Dampaknya, potensi genetik bayi untuk memiliki memori yang baik dapat dioptimalkan.
     
  • Minum es menyebabkan janin besar.
    Es ataupun air es tak mengandung kalori. Berbeda dengan es sirup yang tinggi karbohidrat yang dapat meningkatkan berat badan yang bisa berdampak pada pertambahan berat badan janin.
     
  • Garis regangan jangan digaruk.
    Ada benarnya. Selama hamil, akibat perubahan hormonal dan kulit yang meregang, kulit di daerah perut, panggul, pinggul, dan payudara menjadi gatal. Sebaiknya, jangan digaruk karena kulit bisa luka. Untuk membantu mengatasinya, cukup olesi losion.
     
  • Mengadopsi anak membuat Anda hamil.
    Bisa saja. Dengan mengadopsi anak, jiwa ibu tidak lagi ngoyo untuk segera hamil sehingga organ reproduksi dapat bekerja optimal dan mempermudah terjadinya pembuahan. Namun, dengan catatan pasangan suami istri tidak mengalami gangguan fungsional dan anatomis.
     
  • Banyak makan ikan, bayinya kelak cerdas.
    Ikan laut kaya akan yodium yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan janin. Penelitian di Jerman menunjukkan anak-anak dari ibu yang kekurangan yodium saat hamil, IQ-nya 4 poin lebih rendah. Selain itu, yang terpenting ikan laut juga mengandung omega-3, asam lemak yang penting bagi perkembangan jaringan otak. (Menu Sehat)

Author :

K. Tatik Wardayati

I like food

I like eat

I like cooking

Komentar

Berita Terkait

Ini Dia, Penjelasan Ilmiah Mengenai Tiga Mitos Nutrisi

Ada beragam informasi mengenai nutrisi yang sering

Cara Instan Melangsingkan Badan dengan AIr Rebusan Ubi

Cara instan melangsingkan tubuh tak harus memakai produk

Ingatlah Bahwa Seks Melibatkan Foreplay, Interplay, dan

Hubungan seks yang benar itu seperti makan di restoran

10 Hal yang Setiap Hari Dilakukan dan Diulangi Manusia

Ternyata setiap manusia selalu melakukan beberapa hal aneh

Berita Lainnya

Para Wanita, Perhatikan: Warna Darah Menstruasi

Perhatikan warna darah menstruasi Anda. Sebab, warna darah

Di Penismu Terbaca Usia Harapan Hidupmu

Disfungsi ereksi (DE) dapat menjadi fatal jika tidak

Dimanakah Letak G-Spot pada Pria?

Informasi yang ada selama ini menyatakan, G-Spot hanya

Susahnya Membawa Wanita Berbobot 500 Kg dari Mesir ke

Eman Ahmed mendapat fasilitas gratis untuk operasi