Seri TOGA: Lidah Buaya Tak Sekadar Penyubur Rambut

Seri TOGA: Lidah Buaya Tak Sekadar Penyubur Rambut

  • Editor : Agus Surono
  • Sunday, 19 June 2011
  • 05:00 am

Lidah buaya tumbuh liar di tempat berudara panas tapi sering juga ditanam di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Juga sebagai obat!

Lidah buaya tumbuh liar di tempat berudara panas tapi sering juga ditanam di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Daunnya meruncing berbentuk taji. Tebalnya kira-kira 1 cm. dalamnya bening. Daun ini getas dan tepinya bergerigi. Panjangnya bisa sampai 30 cm. yang biasa digunakan adalah daun dan akarnya.

Kandungan dan manfaat: Lidah buaya mengandung saponin yang memiliki kemampuan membunuh kuman serta senyawa antrakuinon dan kuinon sebagai antibiotik dan penghilang rasa sakit. Ia juga merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam gel lidah buaya terkandung lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Gel ini akan mencegah hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Akibatnya kulit menjadi tidak cepat kering.

Kegunaan:

Cacingan, susah buang air kecil:

Akar lidah buaya dicuci dan dijemur sampai kering. Rebus dengan segelas air sampai airnya tinggal setengah. Diminum sekaligus.

Ambeien:

½ batang daun lidah buaya dibuang durinya, cuci dan diparut. Beri ½ gelas air. Peras. Beri 2 sendok makan madu. Minum 3x sehari.

Sembelit:

½ batang daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong kecil. Seduh dengan ½ gelas air. Beri 1 sendok makan madu. Hangat-hangat dimakan 2x sehari.

Penyubur rambut:

Daun lidah buaya dicuci, dikupas. Isinya digosokkan pada kulit kepala yang telah dikeramas pada sore hari. Bungkus dengan kain. Keesokan harinya rambut dibilas. Lakukan setiap hari selama tiga bulan.

Luka bakar/tersiram air panas (ringan):

Daun lidah buaya dicuci bersih dan dikupas. Tempelkan bagian dalamnya pada bagian yang terkena api/air panas.

Bisul:

Daun lidah buaya dicuci, dikupas, dan dilumatkan . beri sedikit garam lalu tempelkan pada bisul.

Jerawat, noda-noda hitam:

Daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya diblender. Seperlima gelas cairan diaduk dengan tepung beras (bedak) dingin sampai kental. Aduk rata dan laburkan ke wajah. Biarkan selama 30 menit baru dibilas.

Batuk (yang membandel)

20 g daun lidah buaya dicuci, dikupas, dipotong-potong. Beri 2 sendok makan madu murni. Minum 2x sehari. Ulangi selama 10 hari.

Diabetes:

2 daun lidah buaya dicuci, dibuang durinya, dipotong-potong. Rebus dengan 3 gelas air. Saring. Minum 2 – 3x sehari sesudah makan. Sekali minum ½ gelas.

Radang tenggorokan:

1 daun lidah buaya dicuci dan dikupas. Isinya dipotong-potong atau diblender. Beri madu murni dan minum 3x sehari.

Menurunkan kolesterol:

30 g daging lidah buaya, 1 buah apel dikupas dan buang bijinya, blender.

Catatan:

  • Jangan digunakan oleh wanita hamil
  • Daging daun lidah buaya yang dikupas segera menjadi kecoklatan dan mencair kalau kena udara. Jadi, pengobatan luka terbuka perlu dilakukan secepatnya!

Author :

Agus Surono

ora obah, ora mamah

Komentar

Berita Terkait

Ingat! Makan Ikan Tak Boleh Asal, Apalagi Untuk Wanita

Banyak orang memilih ikan untuk memenuhi kebutuhan protein

Menangis Tak Hanya Melegakan Emosi, Yuk! Kenali Manfaat

Pernakah Anda berpikir sebenarnya apa manfaat menangis

Bagaimana Lidah Buaya Dapat Membantu Menurunkan Berat

Lidah buaya memiliki banyak manfaat. Tahukah kita bagaimana

Takut Mengambil Keputusan Adalah Emosi Paling

Semakin dewasa manusia, semakin dituntut untuk mampu

Berita Lainnya

Ingat! Makan Ikan Tak Boleh Asal, Apalagi Untuk Wanita

Banyak orang memilih ikan untuk memenuhi kebutuhan protein

Inilah Rahasia Panjang Umur Orang-orang Tertua di Dunia

Hidup lama sampai 100 tahun ke atas menjadi dambaan banyak

Ternyata Durasi Ideal untuk Berhubungan Seks Itu Cukup

Banyak orang yang menunda untuk berhubungan seks karena

Inilah Panduan Memilih Kontrasepsi yang Tepat

Panduan memilih metode yang tepat untuk mengontrol kehamilan