10 Windu Prof. Dr. H.A.R. Tilaar, M.Sc. Ed. Untuk Pendidikan Indonesia

author : Jeffrey Satria
Thursday, 12 July 2012 - 12:00 pm

Share |
jpnn.como

Intisari-online.com Lahir di Tondano, Sulawesi Utara pada 16 Juni 1932, Prof. Dr. H.A.R. Tilaar, M.Sc. Ed. telah mengabdikan hampir keseluruhan hidupnya pada bidang pendidikan. Keturunan ketiga dari keluarga guru itu menamatkan pendidikannya di sekolah dasar pada masa kolonial. Walau sang ayah tidak menginginkannya untuk menjadi guru, namun secara tak sengaja Alex masuk ke sekolah pendidikan guru, dan lulus dengan pujian di tahun 1950.

Sambil bekerja sebagai guru, ia pun melanjutkan pendidikannya. Gelar sarjana diperolehnya pada tahun 1961 di Universitas Indonesia dengan predikat Cum Laude. Tahun 1964, opa enam cucu ini mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan di University of Chicago. Di negeri Paman Sam itu, ia memperoleh gelar master dalam bidang Science of Education dan Doctor of Education. Rasa haus akan menimba ilmu lebih banyak ia puaskan dengan mengikuti berbagai program postgraduate di beberapa universitas di Amerika Serikat  dan Inggris.

Suami dari pendiri sekaligus pemilik salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Asia, Dr. Martha Tilaar ini telah bekerja sebagai guru sejak tahun 1952 dan terus mengabdikan hidupnya sebagai pendidik.  Ia juga berperan aktif dalam mendirikan Yayasan Buku Utama, anggota Badan Pengembangan Buku Nasional, dan anggota Dewan Riset Nasional (1999-2004).

Selama hidupnya, Prof. Alex Tilaar telah menulis banyak buku tentang pendidikan. Dan pada usianya yang ke-80 tahun ini, Penerbit Buku KOMPAS, memberikan hadiah ulang tahun dengan menerbitkan tiga buku bertema pendidikan, yaitu Pendidikan Nasional: Arah Ke Mana?, Pengembangan Kreativitas dan Entrepreneurship dalam Pendidikan Nasional, dan Kaleidoskop Pendidikan Nasional.

Kedua buku pertama, yakni Pendidikan Nasional: Arah Ke Mana?, merupakan kumpulan pendapat dari 25 sahabat Prof. Alex Tilaar yang juga berkecimpung dalam dunia pendidikan. Dalam buku ini para sahabat mempertanyakan arah pendidikan nasional dewasa ini yang kurang jelas. Buku kedua, yakni Pengembangan Kreativitas dan Entrepreneurship dalam Pendidikan Nasional, berusaha memaparkan kondisi pendidikan Indonesia berkaitan dengan pertumbuhan jumlah entrepreneur.

Buku ketiga, yakni Kaleidoskop Pendidikan Nasional merupakan kumpulan tulisan yang berisi pemikiran dan konsep-konsep dalam berbagai aspek pendidikan selama 25 tahun terakhir. Dalam buku ini Prof. Alex Tilaar mencurahkan kegelisahannya pada bidang pendidikan nasional yang dipandang dari kacamata ilmu pendidikan kritis dan studi kultural.

Dengan terbitnya ketiga buku ini, Prof. Alex Tilaar seakan mengajak seluruh komponen bangsa untuk terus memperhatikan pendidikan lebih serius lagi. Di usia ke-80 nya Prof Alex Tilaar belum kehilangan semangat untuk terus memperhatikan pendidikan bangsa. Bukankah kita juga seharusnya begitu?

 

Dibaca 1483 kali
Share |
comments powered by Disqus
Login, Not yet registered
Kompas Gramedia Magazine copyright@2014