Akulturasi Batik di American Batik Exhibition
author : Novani NugrahaniWednesday, 22 February 2012 - 01:00 pm
Batik hasil desain warga Amerika Serikat
Intisari-Online.com - Siapa bilang batik hanya milik Indonesia saja? Acara American Batik Exhibition yang diselenggarakan KBRI Washington, D.C. didukung oleh Grand Indonesia Shopping Town dan Museum Tekstil Jakarta dan berlangsung pada tanggal 22 Februari – 4 Maret 2012 di Grand Indonesia Shopping Town dan 6 – 31 Maret 2012 di Museum Tekstil Jakarta membuktikan orang Amerika pun pintar mendesain kain batik.
American Batik Exhibition ini menampilkan sembilan buah karya batik Indonesia yang didesain oleh warga Amerika Serikat. Cerminan akulturasi budaya yang harmonis antara Indonesia dan Amerika terlihat pada motif dan desain gambar yang ditampilkan pada tiap helai kain batik yang dipamerkan.
Sembilan batik tersebut merupakan desain terbaik pilihan kompetisi mendesain Batik Amerika (American Batik Design Competition) yang menjadi kegiatan pilot project yang dibidani oleh Duta Besar Dino Patti Djalal dan KBRI Washington, DC pada tahun 2011. Tanggapan kegiatan ini di kalangan desainer Amerika sangat positif serta telah memberi peluang para desainer muda dan seniman Amerika untuk mempelajari batikIndonesialebih dalam.
Pelaksanaan kompetisi ini sendiri bertujuan untuk menduniakan dan mempromosikan batik sebagai budaya Indonesia yang mendunia dan mampu berakulturasi dengan budaya dari negara lain. Selain itu, pilot project ini juga diharapkan dapat menginspirasi kompetisi serupa di negara lain, misalnya saja munculnya Russian batik, Latin batik, African batik, dan lain-lain tentunya dengan pengaruh batikIndonesia. Harapannya di masa mendatang kekuatan budaya Indonesia khususnya batik mampu diapresiasi baik di negeri sendiri maupun di mancanegara.

