Bagaimana Cara Makan yang Benar?

author : K. Tatik Wardayati
Friday, 14 September 2012 - 07:00 pm

Share |
ktw

Makanlah saat lapar, dan kunyah secara perlahan.

Intisari-Online.com – Ketika kita berpikir, “Bagaimana saya makan? Tentu saja saya tahu bagaimana saya makan. Setiap orang tahu kok bagaimana caranya makan.” Sayangnya, hal ini tidaklah selalu benar. Budaya kita telah menyimpang dari yang seharusnya makan makanan sehat menjadi berkelimpahan makanan. Namun seiring dengan hal tersebut akhirnya datanglah obesitas dan penyakit degeneratif.

Lalu, bagaimana makan dengan benar untuk menjaga kesehatan tubuh? Mari kita simak beberapa tips berikut ini.

  • Tahu seperti apa rasa lapar.

    Ini memang membutuhkan latihan. Mengetahui bahwa rasa lapar adalah perasaan membutuhkan makanan, makanan apa pun, dalam rongga perut kita. Ini bukan pikiran kita tentang apa yang ingin kita makan. Bila kita sudah tahu kalau benar-benar lapar, kenali seperti bagaimana rasanya dan mengingatnya sehingga kita bisa mengenalinya di masa depan.

  • Memilih makanan kecil.

    Secara umum, lebih dianggap sehat makan lima kali sehari daripada tiga kali sehari. Ini akan membuat tubuh mencerna makanan dengan konsisten. Bayangkan bila kita tidak makan apa-apa sepanjang hari, maka metabolisme tubuh akan berjalan lambat, ketika akhirnya kita makan, metabolisme kita sudah berjalan sangat lambat sehingga makanan yang masuk tidak dicerna secara efisien. Akhirnya menumpuk menjadi lemak di tubuh kita, dan inilah yang menyebabkan obesitas.

  •  Makan di waktu-waktu tertentu.

    Sebisa mungkin, mengambil makanan utama saat matahari tertinggi, karena pada saat itulah kekuatan pencernaan kita yang paling kuat. Tunggu setidaknya tiga jam setelah makan ringan dan lima jam setelah makan berat sebelum makan lagi. Makan di waktu-waktu tertentu tanpa ngemil di antara waktu makan, membantu membuat pikiran dan lidah tenang.

  • Makan perlahan dan kunyah dengan benar.

    Ketika kita makan perlahan dan mengunyah dengan benar, kita dapat menikmati rasa dan makan lebih sedikit makanan. Makan perlahan penting karena tubuh kita memiliki sistem sinyal yang memberitahu otak jika sudah kenyang. Sebaliknya, bila kita makan dengan cepat akan mengganggu mekanisme ini dan bisa jadi kita akan makan secara berlebihan.

  • Makan dengan porsi kecil.

    Mulailah dengan porsi kecil dan menambahkannya jika diperlukan. Dengan cara ini, kita bisa memilih jika membutuhkan porsi tambahan. Porsi yang lebih kecil juga memungkinkan kita makan lebih sedikit.

  • Makan cukup.

    Vitalitas dan kekuatan kita tidak tergantung pada seberapa banyak kita makan, tetapi pada seberapa banyak kita mampu mencerna dan menyerapnya ke dalam sistem tubuh. Perut membutuhkan ruang kerja, jadi bukannya mengisi sepenuhnya. Ini akan membantu pencernaan dan membutuhkan lebih banyak kenikmatan dari makan. Makan juga akan memberikan kepuasan kepada pikiran dan harmoni tubuh kita.

  • Berkonsentrasi pada makan.

    Ketika kita makan, jangan terganggu dengan halaman terbaru sebuah novel, majalah, atau gadget. Hal-hal tadi membuat kita tidak benar-benar menyadari bahwa kita sudah makan dan akhirnya kita merasa tidak puas dan menginginkan lebih banyak makan.

  • Hindari makan di depan televisi atau komputer.

    Ketika kita makan sambil melakukan kegiatan lain, tanpa kita sadari kita akan makan lebih banyak dari porsi yang seharusnya. Karena itu, hindari makan di depan televisi atau komputer, sehingga kita dapat fokus dan menikmati setiap suapan dari makanan yang kita makan.

  • Minum banyak air setiap hari.

    Kita mungkin berpikir lapar, padahal kita hanya benar-benar haus. Maka, cukupi konsumsi air paling tidak 2 liter setiap hari. Cobalah tambahkan irisan lemon, jeruk nipis, ke air putih, untuk menambahkan rasa lebih segar.

  • Makan dengan pasangan atau teman.

    Cara terbaik adalah makan bersama orang lain. Kita bisa makan sambil mengobrol, dan ini membantu kita makan lebih lama juga membuat kita istirahat dari hari sibuk. Berbagi makanan bersama-sama juga cara yang bagus untuk lebih dekat dengan teman.

  • Cobalah sesekali puasa.

    Puasa memperkuat daya kemauan baik dan kesehatan tubuh. Sesekali berpuasa memberikan sistem pencernaan beristirahat dan menyegarkan indera, pikiran, dan kesadaran.

Lalu, apa yang sebaiknya tidak dilakukan?

  • Makan sambil berdiri.

    Kita tidak akan pernah merasakan bahwa kita sedang makan dan ini pun tidak akan bisa memuaskan diri kita. Tentu saja, untuk hal ini tidak termasuk acara pesta yang tidak menyediakan kursi untuk duduk, standing party misalnya.

  • Makan terlalu cepat.

    Pencernaan dimulai di mulut, ketika kita mengunyah makanan. Dibutuhkan waktu sekitar 20 menit bagi perut untuk menyampaikan perasaan kenyang ke otak. Jika kita makan terlalu cepat, maka cenderung makan berlebihan.

  • Ngemil sambil menonton televisi.

    Ini adalah kebiasaan buruk karena kita selalu berpikir, saatnya menonton televisi adalah saatnya ngemil, padahal kita baru saja makan.

  • Makan di meja kerja.

    Pergunakan waktu saat istirahat siang dan jauhkan pekerjaan dari pikiran serta tubuh kita. Nikmati setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Kita sudah mengetahui bagaimana yang seharusnya kita lakukan dan tidak kita lakukan saat makan. Maka, kita akan mendapatkan manfaat dari makan tersebut bagi kesehatan tubuh. (*)

Dibaca 1481 kali
Share |
comments powered by Disqus
Login, Not yet registered
Kompas Gramedia Magazine copyright@2014