Maximum City Di Pameran Jakarta Biennale #14
author : Christine FennyFriday, 16 December 2011 - 03:00 pm
ilustrasi
Intisari-Online.com - Pesta seni rupa kontemporer Jakarta Biennale kembali digelar. Dengan mengusung tema "Maximum City: Survive or Escape?" pagelaran yang sudah diadakan sebanyak empat belas kali itu diharapkan dapat menjadi tolak ukur yang baik terhadap kemajuan suatu kota, Jakarta pada khususnya.
Pembukaan resmi pagelaran ini diadakan di Galeri Nasional tanggal 15/12 dengan menampilkan berbagai karya perupa dari dalam dan luar negeri.
Selain galeri nasional, Jakarta Biennale kali ini juga mempunyai konsep tempat pameran yang berbeda dari sebelumnya. Karya-karya istimewa dari berbagai seniman tersebut akan ditampilkan pula di berbagai ruang publik, seperti Bundaran HI, Taman Menteng, Taman Ayodya, Underpass Grogol, hingga tiang-tiang pancang monorail di Senayan.
"Acara tahun ini akan dua kali lebih besar dari sebelumnya dengan pusat di tiga lokasi (indoor)," jelas Direktur Eksekutif Jakarta Biennale #14, Renjani Damais Arifin yang ditemui pada jumpa pers di TIM (12/12).
Diundangnya kurator tamu asal Filipina Eileen Legaspi Ramirez juga diharapkan dapat memberikan sentuhan lain dalam pagelaran kali ini. "Saya sangat senang bisa diundang sebagai kurator tamu di event ini, dengan latar belakang pengalaman saya di bidang seni di Filipina, saya tahu alasan panitia tepat mengundang saya," jelas Eileen.
Jakarta Biennale #14 akan diadakan hingga tanggal 15 Januari 2012. Dengan memusatkan acara di Taman Ismail Marzuki, Galeri Nasional, dan Mall Central Park, Jakarta Barat.

