Soal Hemat Listrik Lagi

author : K. Tatik Wardayati
Wednesday, 27 April 2011 - 02:01 pm

Share |

Tagihan listrik yang tinggi boleh jadi karena pemakaiannya yang salah. Pemilihan jenis lampu, pewarnaan dinding, sampai konstruksi rumah atau bangunan yang tidak memberi keleluasaan sinar matahari pun bisa menjadi penyebab.

Pemilihan lampu, misalnya, perlu diketahui peruntukannya. Sebaliknya, untuk setiap bagian rumah perlu diketahui jenis lampu yang cocok. Untuk lampu teras atau taman, lebih baik jika dipilih jenis lampu hemat energi.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pola pancaran cahaya (refleksi) dari lampu tersebut. Untuk reflektor atau pemantul cahaya, Anda bisa menggunakan cat dinding ruangan atau menggunakan reflektor tambahan dari pelat. Kekuatan sinar cahaya akan sangat dirasakan pada penggunaan reflektor, sehingga dapat menghemat penggunaan lampu dan listrik.

Banyak di antara kita yang sering keliru menafsirkan, menganggap lampu jenis hemat energi sama dengan lampu neon (TL). Kedua jenis itu berbeda. Lampu TL belum tentu jenis yang hemat energi. Maka sebelumnya cermatilah informasi dalam kemasannya. Agar penggunaan cahaya lampu lebih efektif banyak cara bisa dilakukan, misalnya:

  • Pilih warna tembok putih atau warna terang lainnya untuk memantulkan cahaya. Pada dinding yang dilengkapi kertas dinding (wall paper) sebaiknya gunakan jenis lampu TL. Reflektor bisa digunakan untuk menambah cahaya.
  • Matikan lampu pada siang hari atau bila tidak digunakan. Sebagai alternatif bisa digunakan sakelar cahaya otomatis untuk mematikan dan menghidupkan lampu teras atau taman.
  • Beberapa alternatif energi bisa digunakan, seperti panas matahari untuk pemanas air. Banyak pemanas air menggunakan tenaga matahari, dan akan lebih hemat kalau elemen panas dari listrik hanya dihidupkan jika perlu.
  • Nyalakan pesawat TV, radio, tape recorder, atau komputer hanya bila benar-benar ingin digunakan.
  • Suhu lemari es jangan disetel terlalu rendah. Tempatkan di tempat yang jauh dari panas (sinar matahari, kompor). Jangan masukkan makanan atau minuman panas ke dalamnya. Hindarkan terlalu sering membuka dan menutup pintu lemari es.
  • Gunakan mesin cuci sesuai dengan kapasitas maksimalnya. Kita yang tinggal di negara tropis, tak perlu menggunakan mesin pengering agar hemat listrik.
  • Dalam menggunakan AC, atur pendingin ruangan itu untuk menghasilkan suhu ruangan yang tidak terlalu dingin. Bila menggunakan kipas angin, pilihlah yang memiliki timer dan aturlah sesuai kebutuhan.
  • Gunakan tangki penampung air agar pompa air bisa digunakan lebih teratur.
  • Bersihkan saringan debu pada vacuum cleaner secara rutin agar motor listrik tidak bekerja lebih berat.

 

Dibaca 1522 kali
Share |
comments powered by Disqus
Login, Not yet registered
Kompas Gramedia Magazine copyright@2014