T&J Balita: Belum Bisa Duduk

author : Agus Surono
Thursday, 08 September 2011 - 06:00 pm

Share |
morguefile

ilustrasi

Intisari-Online.com - T: Anak kedua saya, laki-laki, saat ini berusia 8,5 bulan dengan berat 9 kg. Saat lahir beratnya 4 kg. Mengapa sampai saat ini dia belum bisa merangkak dan duduk sendiri, kalau didudukkan masih goyah dan perlu di topang? Padahal, dia sangat aktif. Kalau ingin meraih sesuatu, dia berguling-guling sampai mendapatkan barang itu, atau merayap dengan perutnya. Apakah hal itu normal?

J: Tubuh anak Ibu cukup besar. Belum bisa duduk pada usia 8,5 bulan bisa normal, bisa tidak. Normal, karena perkembangan motorik anak gemuk kadang sedikit terlambat. Selain itu, fase duduk dan merangkak merupakan salah satu fase perkembangan motorik yang kadang "terlompati" sehingga anak langsung bisa berdiri.

Tetapi, kadang masalah belum bisa duduk bisa merupakan tanda awal dari perkembangan yang terlambat karena suatu gangguan. Perkembangan anak sebenarnya harus dinilai secara menyeluruh dengan memperhatikan hal-hal berikut:

  • Apakah anak sudah tengkurap pada usia 4 bulan?
  • Apakah sudah bisa tengkurap bolak-balik pada usia 5 bulan?
  • Apakah tangannya sudah dapat meraih benda-benda dan memasukannya ke mulut, serta memindahkan benda dari telapak tangan satu ke telapak tangan lainnya?
  • Apakah ia  dapat memasukkan kakinya ke mulut? 
  • Apakah lehernya kuat bila ditarik dari posisi telentang ke posisi duduk? 
  • Apakah bahu atau lengan atas dapat menjepit dengan kuat bila dia diberdirikan pada kedua kakinya?

Bila semuanya beres, perkembangan motorik anak Ibu baik-baik saja. Namun, kalau ada keraguan, segera ke dokter.

Dibaca 2869 kali
Share |
comments powered by Disqus
Login, Not yet registered
Kompas Gramedia Magazine copyright@2014